Sedikit Tentang Enkapsulasi PBO


ENKAPSULASI

Dalam istilah berorientasi-objek, enkapsulasi berkaitan dengan penyembunyian informasi. System-sistem yang tidak berorientasi-objek berdasarkan pada rutin dan subprogram yang berbagi-pakai data global, atau yang menerima data yang dikirimkan oleh pemanggil.Pendekatan berorientasi-objek, di pihak lain, mengadopsi konsep bahwa data dan fungsi mestinya dipaketkan bersama ke dalam sebuah kapsul tunggal. Bentuk kelas ini melayani maksud tersebut. Sebuah kelas terdiri dari elemen data dan elemen pemrosesan. Elemen data sebuah kelas disebut attribute, dan operasi pemrosesan disebut metodenya. Atribut dan metode merupakan anggota kelas: atribut adalah anggota data dan metode adalah fungsi anggota.

Maksud enkapsulasi disini adalah menyembunyikan detail implementasi sementara memusatkan pada antarmuka. Tujuannya adalah membuat sebuah abstraksi yang memaksa programmer berpikir secara konseptual. Biasanya, anggota – anggota data dari sebuah kelas terlihat oleh penggunanya. Jika sebuah anggota data harus dibuat agar dapat diakses oleh client kelas, maka kelas tersebut menyediakan sebuah metode yang memeriksanya dan mengembalikan nilainya. Saat sebuah kelas mengekspos anggota data, ia dikatakan memecahkan enkapsulasi.

Enkapsulasi program yang mengolah data dengan deklarasi dan penyimpanan data adalah kunci dari rancangan berorientasi-objek. Enkapsulasi dapat dipikirkan sebagai bungkusan (wrapper) pelindung program dan data yang sedang diolah. Pembungkus ini mendefiniskan perilaku dan melindungi program dan data agar tidak diakses sembarangan oleh program lain. Contoh dalam dunia nyata, transmisi otomatis pada mobil mengenkapsulasi ribuan keping informasi dari mesin, seperti percepatan, kemiringan, tanjakan, dan posisi perseneling. Kita sebagai sopir, cukup melakukan satu hal untuk mempengaruhi enkapsulasi yang rumit ini yaitu memindahkan tuas perseneling.

Kita tidak dapat mempengaruhi transmisi dengan menyalakan lampu sein atau wiper. Keampuhan enkapsulasi program adalah setiap orang tahu cara mengkasesnya, sehingga dapat menggunakannya tanpa harus mengerti cara implementasinya secara terperinci. Contoh lain, lusinan pabrik pembuat mobil dapat mengimplemetasikan gambaran tentang transmisi ini ketika membuat system transmisi dengan cara masing-masing.

Karena tujuannya mengenkapsulasi kerumitan, ada mekanisme untuk menyembunyikan kerumitanimplementasi dalam class. Setiap method atau variable dalam class dapat jadi private atau public. Antarmuka public suatu class menunjukan semua yang perlu atau harus diketahui oleh pemakai. Kita dapat menyatakan method dan data instance sebagai private sehingga tidak dapat diakses oleh program lain diluar implementasi class yang kita buat. Antarmuka public harus diplih dengan hati-hati supaya tidak terlalu banyak membuka bagian class.

Public (Instance Variables)
Metode Public
Metode Private
Private (Instance Private)

Enkapsulasi – method public dapat digunakan untuk melindungi data private

Manfaat dari proses enkapsulasi adalah :

  1. Modularitas

Kode sumber dari sebuah objek dapat dikelola secara independen dari  kode sumber objek yang lain.

  1. Information Hiding

Karena kita dapat menentukan hak akses sebuah variabel/method dari  objek,  dengan  demikian kita  bisa  menyembunyikan  informasi  yang  tidak perlu diketahui objek lain.

Contoh Program Enkapsulasi

Public Class NonEnkapsulasi

Public strNama As String

Public strAlamat As String

Public Sub GetInfo()

Console.WriteLine(“Nama: ” & Me.strNama)

Console.WriteLine(“Alamat: ” & Me.strAlamat)

End Sub

End Class

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s