Istirahat Dan Tidur


Kesempatan istirahat dan tidur sama pentingnya dengan kebutuhan makan, aktivitas maupunkebutuhan dasar lainnya. Setiap individu membutuhkan istirahat dan tidur untuk memulihkan kembali kesehatannya.
Istirahat adalah suatu keadaan dimana kegiatan jasmaniah menurun yang berakibat badan menjadi lebih segar.
Tidur adalah suatu keadaan relatife tanpa sadar yang penuh ketenangan tanpa kegiatan yang merupakan urutan siklus yang berulang-ulang dan masing-masing menyatakan fase kegiatan otak dan badaniah yang berbeda. Tidur merupakan aktivitas yang melibatkan susunan saraf pusat, saraf perifer, endokrin, kardiovaskuler, respirasi, dan muskuloskelatal.
Normalnya tidur tebagi menjadi 2 yaitu Non Rapid Eye Movement (NREM) dan Rapid Eye Movement (REM). Selama NREM seseorang terbagi menjadi 4 tahapan dan memerlukan kira-kira 90 menit selama siklus tidur, sedangkan tahapan REM adalah tahapan terakhir kira-kira 90 menit sebelum tidur berakhir.
Tahapan tidur NREM

1. Tahap pertama
• Berlangsung beberapa menit
• Aktifitas fisik menurun, tanda vital dan metabolisme menurun
• Bila tebangu terasa sedang bermimpi

2. Tahap kedua
• Mulai relaksasi otot
• Berlangsung 10-20 menit
• Fungsi tubuh berlangsung lambat
• Dapat di bangunkan dengan mudah

3. Tahap ketiga
• Awal tahap dari keadaan tidur nyenyak
• Sulit di bangunkan
• Relaksasi otot menyeluruh
• Tekanan darah menurun
• Berlangsung 15-30 menit

Info : Nenden Nurul Aulia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s