Membuat Latar Belakang


Dalam dunia pekerjaan, proyek, bisnis, politik / pemerintahan, dan lain sebagainya,  proposal merupakan suatu hal atau dokumen yang sangat penting. Karena dokumen inilah rancangan, rencana ataupun ide pemikiran yang kita ajukan bisa diterima atau ditolak. Tapi kali ini Diskusi Kuliah tidak akan membahas lebih umum tentang Proposal, melainkan akn mencoba untuk memberikan ilmu bagaimana membuat proposal yang baik versi Diskusi Kuliah. Kami akan memberikan contoh proposal untuk membuat sistem.

Pada dasarnya, untuk membuat proposal sistem atau software terdapat beberapa bagian. Berikut bagian-bagian proposal tersebut :

  1. Latar Belakang
  2. Perumusan Masalah
  3. Maksud Dan Tujuan
  4. Batasan Masalah
  5. Metodologi Penelitian
  6. Tempat dan Waktu Penelitian
  7. Daftar Pustaka

Dan untuk postingan kali ini topic yang disajikan adalah  tentang Latar Belakang.

Latar belakang merupakan kunci utama yang menentukan proposal kita diterima atau ditolak, banyak sekali proposal yang ditolak oleh suatu instansi karena latar belakang yang tidak jelas. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan pada latar belakang :

  1. Masalah

  2. Ketidakjelasan suatu masalah adalah hal yang sering menyebabkan proposal yang kita buat sering ditolak

    Pada dasarnya suatu masalah timbul karena adanya suatu alasan, seperti

    Alasan : “Proses yang lambat”, maka

    Masalahnya : “Kenapa aplikasi/perangkat/konsep yang dipakai lambat?”

    Statement diatas menunjukan bahwa suatu masalah biasanya berupa suatu kalimat tanya. Dan ketahuilah bahwa kata kunci dari suatu masalah adalah suatu kata SIFAT yang biasanya bersifat NEGATIF seperti “lambat”, “tidak efisien”, “pendek”, dan lain sebagainya. inilah yang sering dilupakan oelh para pembuat proposal, sehingga proposal yang dibuat seringkali ditolak oleh suatu instansi.

  3. Data Yang Kurang Valid

Untuk mengungkapkan suatu masalah, kita tidak bisa sembarangan menentukan bahwa hal tersebut suatu masalah. Kebanyakan dari pembuat proposal selalu berpikir cepat untuk menentukan masalah tersebut, padahal apa yang kita sebut sebagai masalah, belum tentu hal tersebut menjadi suatu masalah bagi orang lain. Maka dari itu masalah akan didapat jika kita mempunyai data yang valid. Bagaimana mendapatkan data yang valid???, hal inilah yang harus jeli kita lakukan. Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan suatu data yang valid, ini biasa disebut sebagai pengumpulan data. Berikut Teknik Pengumpulan Data :

  1. Instrumen Fisik Baku (Penggaris, Temperatur)
  2. Wawancara
  3. Observasi
  4. Kuesioner
  5. Kombinasi Wawancara, Observasi,dan Kuesioner
  6. Counter (Jumlah Penduduk)

Ada beberapa tips yang bisa kita berikan, yaitu :

  1. Gunakanlah teknik pengumpulan data yang menghasilkan data ilmiah untuk dijadikan dasar suatu alasan
  2. Untuk Penulisan, jadikanlah setiap alasan yang didapat menjadi suatu alinea
  3. Isi alinea terakhir dengan komitmen atau hasil yang sudah disepakati dari hasil pengumpulan data, langkah inilah yang biasanya suatu instansi akan menerima proposal yang kita buat.
  4. Semakin banyak suatu masalah yang diungkapkan akan semakin kompleks suatu latar belakang dan akan semakin besar juga kemungkinannya proposal kita akan diterima.

Itulah tentang Latar Belakang Proposal Sistem versi Diskusi Kuliah. Dan kami sangat berharap atas saran dari Anda. Terima Kasih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s