Tentang Diabetes


Penyakit gula, tak asing memang dengan 2 kata tadi. Bahkan mungkin sudah akrab ditelinga kita. Tapi apa kita tau sebenarnya apa penyakit gula itu?
Penyakit gula yang sering orang awam sebut sebut itu ternyata merupakan penyakit diabetes mellitus yaitu penyakit yang disebabkan oleh gagalnya pengaturan gula darah. Penyakit ini tergolong penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah akibat gangguan system metabolisme dalam tubuh. Tepatnya, organ pancreas penghasil insulin tidak bisa bekerja secara maksimal. Insulin merupakan salah satu hormone yang diproduksi pancreas untuk mengontrol kadar gula dalam darah dengan cara merubahnya menjadi cadangan energy.
Pada orang normal, karbohidrat yang dikonsumsi akan diubah menjadi glukosa dan oleh darah glukosa dibawa ke seluruh tubuh dan dengan dengan bantuan insulin diubah menjadi cadangan energy untuk kemudian dimasukkan ke dalam sel.
Sedangkan pada penderita diabetes mellitus, gula tidak dapat masuk ke dalam sel karena kegagalan pancreas memproduksi insulin yang dibutuhkan atau juga karena aktivitas reseptor insulin menurun sehingga mengakibatkan kadar gula dalam darah meningkat.
Dan ternyata, ada 3 jenis dan tipe dari penyakit diabetes yang telah diakui oleh badan WHO. Yaitu tipe 1, tipe 2, dan diabetes gestasional (terjadi selama kehamilan)


Diabetes Mellitus Tipe 1

Pada penderita Diabetes tipe 1 dikenal sebagai diabetes yang tergantung insulin. tipe ini berkembang jika sel-sel beta pankreas memproduksi insulin terlalu sedikit atau bahkan tidak memproduksi sama sekali. Jenis ini biasanya muncul sebelum usia 40 tahunan bahkan termasuk pada usia anak-anak.
Sampai saat ini diabetes tipe 1 tidak dapat dicegah karena penyebabnya bukan dari pola makan yang tidak sehat melainkan karena adanya kesalahan reaksi autoimunitas yang menghancurkan sel beta pankreas. Reaksi autoimunitas tersebut dapat dipicu oleh adanya infeksi pada tubuh.
Diet dan olah raga tidak bisa menyembuhkan ataupun mencegah diabetes tipe 1. Kebanyakan penderita diabetes tipe 1 memiliki kesehatan dan berat badan yang baik saat penyakit ini mulai dideritanya. Selain itu, sensitivitas maupun respons tubuh terhadap insulin umumnya normal pada penderita diabetes tipe ini, terutama pada tahap awal.
Penderita dirawat dengan menyuntikkan insulin dan dianjurkan untuk melakukan diet khusus diabetes serta melakukan pengawasan yang teliti terhadap tingkat glukosa darah melalui alat monitor pengujian darah. 5-10% dari penderita diabetes menderita diabetes tipe 1

Diabetes Mellitus Tipe 2 :

Diabetes Tipe 2 dikenal sebagai Diabetes Mellitus yang tidak tergantung Insulin. Diabetes tipe 2 ini berkembang ketika tubuh masih mampu menghasilkan insulin tetapi tidak cukup dalam pemenuhannya atau bisa juga disebabkan karen insulin yang dihasilkan mengalami resistance insulin dimana insulin tidak bekerja secara maksimal. Sekitar 90-95% penderita diabetes termasuk dalam tipe diabetes 2. Penderita dirawat dengan mengatur pola makan, latihan dan menyuntikkan insulin untuk mencapai kadar gula dan tekanan darah yang senormal mungkin.

Gestational Diabetes Mellitus

Gestational diabetes mellitus (GDM) diakibatkan oleh kombinasi dari kemampuan reaksi dan pengeluaran hormon insulin yang tidak cukup, seperti Tipe 2 di beberapa kesaksian. Biasanya terjadi selama kehamilan dan dapat sembuh setelah melahirkan. GDM kemungkinan dapat merusak kesehatan janin atau kesehatan ibu, dan sekitar 20ā€“50% dari wanita penderita GDM bertahan hidup.

GDM terjadi di sekitar 2ā€“5% dari semua kehamilan. GDM bersifat temporer dan bisa menyebabkan permasalahan dengan kehamilan, termasuk macrosomia (kelahiran yang tinggi menimbang), janin mengalami kecacatan dan menderita penyakit jantung sejak lahir. Penderita memerlukan pengawasan secara medis sepanjang kehamilan.
Kebanyakan seseorang yang telah sering mengonsumsi obat-obatan merasa bosan dan akhirnya sering melalaikan pengobatan tersebut. Padahal hal itu dapat berakibat fata dalam jangka waktu panjang. Bagi penderita diabetes, pengobatan lewat herbal juga bisa dimanfaatkan. Salah satunya dengan lidah buaya. Ini ada beberapa tips pengobatan diabetes dengan lidah buaya :

CARA MEMANFAATKAN LIDAH BUAYA

  1. Ambil pelepah lidah buaya yang sudah dewasa, pilih pelepah yang besar dan lebar
  2. Potong pelepah pada pangkalnya
  3. Bersihkan dengan cara dicuci kulit lidah buaya dengan air yang mengalir
  4. Belah pelepah lidah buaya menjadi dua bagian dari pangkal sampai ujung
  5. Ambil lendir yang ada pada kedua belahan dengan sendok makan secara hati-hati dan halus
  6. Usahakan jangan sampai terkena seratnya (karena seratnya terasa pahit)
  7. Masukkan ke dalam gelas air minum (isi lendir tiap pelepah hanya sekitar 2-3 sendok makan)
  8. Campur dengan air hangat seperempat gelas minum kecil dan sedikit garam biar rasanya agak enak.
  9. Minum dua kali sehari (pagi dan malam) selama dua minggu berturut turut.
  10. Usahakan setiap minggu cek laboratorium gula darah
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s